Kesehatan

Kenali Gejala Umum Hipertensi Sebelum Terlambat

Gejala Hipertensi

sumber gambar: cermati.com

HTN merupakan istilah medis dari penyakit hipertensi yang mana saat ini marak menimpa kebanyakan orang. Penyakit ini berhubungan dengan adanya masalah dalam tekanan darahnya, yaitu mengalami tekanan darah tinggi. Pasien dikatakan mengalami HTN jika tekanan darahnya mencapai 140/90 mmHg. Angak 140 menunjukkan besaran tekanan sistolik sedangkan angka 90 memperlihatkan besaran distolik. HTN akan menyerang siapapun tanpa memandang jenis kelamin dan usia. Namun sejauh ini banyak dialami oleh pasien yang lanjut usia. Ditambah lagi dengan adanya fakta bahwa penyebab penyakit ini tidak mudah dikenali sebelum penderita mengalami komplikasi. Tentu mengejutkan bukan? Nah sebelum keadaan semakin buruk, ada baiknya bagi kita untuk mengenali gejala umum hipertensi sebagai langkah untuk mencegahnya. Berikut ulasannya.

  1. Bercak Merah Pada Mata

Dilansir dari laman hellosehat.com, gejala umum hipertensi adalah pasien mengalami pendarahan subkonjungtiva atau mata memiliki bercak merah. Gejala ini juga dapat anda temukan pada penderita diabetes. Selain itu, mata mungkin memiliki pandangan mudah kabur atau berkunang-kunang. Hal ini tentu akan menyulitkan anda dalam beraktivitas. Maka dari itu, konsultasikan ke dokter apabila mata anda mengalami keganjalan. Sebab seorang dokter mata pernah menyatakan bahwa bisa jadi kerusakan saraf optik pada mata disebabkan oleh tekanan darah tinggi di dalam tubuhnya.

  1. Sensitif dan Mudah Marah
  2. Mual dan Muntah
  3. Linglung atau Kebingunan
  4. Sakit Kepala dan Pusing

Meskipun baik sakit kepala dan pusing merupakan suatu gejala umum untuk beberapa penyakit tapi anda sebaiknya tetap berhati-hati. Waspadalah ketika pusing atau sakit kepala anda terjadi bersamaan dengan gejala HTN lain seperti sulit berkonsentrasi, hilang keseimbangan, dan linglung. Sebab memicu penyakit stroke. Selain itu jika anda merasa nyeri berdenyut (throbbing) pada kepala sebaiknya juga jangan diremehkan. Throbbing terjadi akibat tulang tempurung kepala mengalami tekanan akibat tekanan darah meningkat.

  1. Sesak Napas

Apabila tekanan darah meningkat akan mempengaruhi kinerja pembuluh darah dalam paru-paru dan jantung. Akibatnya pasien akan mengalami sesak napas atau disebut hipertensi pulmonal. Alhasil bagian kanan jantung mengalami kesusahan dalam memompa darah sehingga darah yang mengandung oksigen tidak mampu mengalir dengan baik.

  1. Ada Darah Di Dalam Urin

Jika ketika anda sedang melakukan buang air kecil dan ternyata urin yang dikeluarkan mengandung darah. Bisa jadi hipertensi yang dialami berhubungan dengan masalah ginjal. Gejala ini mungkin tidak dapat dilihat secara kasat mata sebab darah yang keluar masih berupa sel darah merah. Ini hanya dapat dilihat melalui mikroskop.

  1. Vertigo

Vertigo atau lebih mudah diartikan dengan sakit kepala sebelah atau migrain yang sering terjadi pada penderita hipertensi

Apabila anda masih belum yakin denga gejala umum hipertensi di atas, anda dapat melakukan tes tekanan darah anda untuk memastikannya. Tes tekanan darah dilakukan dengan menggunakan alat tensimeter. Tes ini dapat anda lakukan di rumah apabila anda kesulitan bertemu dengan dokter atau mengunjungi rumah sakit. Jangan khawatir karena tensimeter dapat anda mudah temukan di berbagai tempat tertentu sebab dijual bebas. Sehingga anda dapat menguji tekanan darah anda secara teratur. Yang perlu anda ingat ialah bukan berarti jika anda rutin melakukan tes tekanan darah dan tidak terbukti memiliki HTN. Adapun batas kewajaran tekanan darah seseorang ialah 120/80 mmHg. Jika anda melebihi besaran itu, periksalah ke dokter.

Itulah beberapa gejala umum hipertensi yang dapat anda kenali agar terhindar dari penyakit HTN. Bersumber dari alodokter.com juga menambahkan gejala lain seperti lemas, aritmia, dan nyeri dada. Tapi gejala tersebut tidak dapat menjadi patokan utama karena bisa jadi setiap pasien memiliki gejala yang berbeda menyesuaikan kondisi tubuh dan kesehatannya. Mengapa ini penting untuk dikenali? Sebab jika terlambat dikenali, pasien akan mengalami komplikasi yang tentunya ini akan memperburuk kesehatannya.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*